Resep Menu Buka Puasa

Resep Menu Buka Puasa Khas Lampung yang Bisa Dicoba Keluarga di Rumah

Resep Menu Buka Puasa Khas Lampung yang Bisa Dicoba Keluarga di Rumah
Resep Menu Buka Puasa Khas Lampung yang Bisa Dicoba Keluarga di Rumah

JAKARTA - Menjelang azan Magrib, kelezatan camilan tradisional selalu dinantikan. Dadar sap Lampung hadir sebagai pilihan takjil yang gurih dan manis sekaligus.

Sensasi Berbuka dengan Dadar Sap Khas Lampung

Sekilas mirip pancake tipis, dadar sap dioles mentega dan ditaburi gula pasir. Saat hangat, bagian pinggirnya renyah sementara tengahnya lembut, membuatnya cocok disantap sehabis puasa.

Bahan-bahan (3 porsi) :

5 sendok makan tepung terigu

1 sendok makan sagu

1 butir telur

Air secukupnya

Gula pasir secukupnya

Mentega secukupnya

Garam secukupnya

Cara membuat :

Kocok lepas telur, tambahkan tepung terigu, sagu, dan sedikit garam. Aduk rata, tuang air sedikit demi sedikit hingga adonan agak kental.

Panaskan wajan dengan mentega, tuang adonan lima sendok makan, ratakan tipis. Masak hingga kecokelatan, angkat, olesi mentega dan taburi gula, lipat segitiga.

Gulai Kulak Kukut: Hidangan Tradisional dengan Jamur Liar

Gulai kulak kukut adalah hidangan unik khas Lampung yang jarang ditemui. Masakan ini memanfaatkan jamur liar yang tumbuh di batang kayu lapuk.

Jamur kenyal dimasak dengan santan dan dipadukan petai serta labu parang. Rasanya gurih alami, sedikit pahit dari petai, dan manis lembut dari labu, paling nikmat disantap dengan nasi hangat.

Bahan-bahan :

¼ potong labu parang atau labu merah, potong dadu

250 gram jamur kulak kukut, rendam 1 jam, tumbuk setengah halus

1 papan petai, kupas

1 butir kelapa tua, ambil santannya

3 lembar daun salam

1 ruas lengkuas, memarkan

Minyak secukupnya

Bumbu halus :

10 butir kemiri

5 butir bawang merah

10 buah cabai merah

Garam secukupnya

Gula secukupnya

Cara membuat :

Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum. Masukkan jamur dan petai, aduk rata.

Tuang santan, masak sambil diaduk. Tambahkan labu parang, masak hingga matang dan kuah mengental. Sajikan hangat.

Gulai Taboh: Kuah Santan Gurih dengan Rempah Menggoda

Gulai Taboh menyajikan cita rasa kaya dari berbagai bahan lokal. Kuah santannya gurih dengan aroma serai, lengkuas, dan daun salam.

Bahan seperti udang, jagung, ubi rambat, dan kacang panjang berpadu dengan santan dan cabai merah. Tambahan daun kemangi memberi aroma segar yang membuat hidangan ini sempurna untuk berbuka bersama keluarga.

Bahan-bahan :

300 gram udang sedang, kupas sisakan ekor

100 gram ubi rambat kuning, potong dadu 2x2 cm

100 gram jagung muda, iris serong

100 gram kacang panjang, potong 2 cm

100 gram jagung manis, pipil

1 genggam daun kemangi

1000 ml santan dari 1 butir kelapa

4 buah cabai merah, iris serong

2 lembar daun salam, 1 batang serai memarkan, ½ ruas lengkuas memarkan

½ sendok teh terasi, garam, gula pasir secukupnya

Minyak goreng secukupnya

Cara membuat :

Didihkan santan dengan daun salam, serai, lengkuas, dan terasi agar santan tidak pecah. Masukkan jagung manis, ubi, garam, dan gula, masak hingga setengah matang.

Tumis cabai merah dengan minyak, masukkan udang hingga berubah warna, lalu tuang ke rebusan santan. Masukkan jagung muda dan kacang panjang, masak hingga matang, tambahkan daun kemangi, aduk sebentar, angkat.

Serbat Kweni: Minuman Segar dan Tradisional untuk Berbuka

Serbat kweni menghadirkan kesegaran dari buah kweni matang. Aroma harum dan rasa manis sedikit asam membuat tenggorokan lega setelah seharian berpuasa.

Serbat dicampur es batu dan biji selasih yang sudah direndam. Cara membuatnya bisa diblender agar lembut atau direbus gula aren dan jahe untuk rasa hangat alami.

Bahan-bahan :

3 buah mangga kweni matang

4 sendok makan biji selasih, rendam air panas

250 ml air, 250 ml air gula putih

Es batu secukupnya

Cara membuat :

Kupas dan potong dadu buah kweni, blender sebagian dengan air gula hingga halus.

Tuang jus ke gelas, tambahkan es batu, potongan buah, dan biji selasih, aduk perlahan, serbat siap disajikan.

Seruit: Hidangan Khas Lampung yang Menggugah Selera

Seruit khas Lampung biasanya terdiri dari ikan bakar atau goreng. Sambal terasi dan tempoyak berpadu menciptakan rasa gurih, pedas, dan asam segar.

Hidangan ini sering disantap rame-rame bersama nasi hangat dan lalapan seperti timun, terong, atau daun kemangi. Seruit juga bisa disajikan dalam satu wadah besar untuk kebersamaan keluarga.

Bahan-bahan :

2 ekor ikan (nila atau ikan sungai), bakar atau goreng

3 sendok makan tempoyak

5 buah cabai rawit, 2 siung bawang merah, 1 siung bawang putih

½ sendok teh terasi, garam secukupnya

1 buah jeruk kunci

Cara membuat :

Haluskan cabai rawit, bawang merah, bawang putih, terasi, dan garam. Campur dengan tempoyak.

Suwir ikan bakar, aduk dengan sambal tempoyak, tambahkan perasan jeruk kunci, sajikan dengan nasi hangat dan lalapan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index